Usul Koruptor Diberi Uang Pensiun

Usul Koruptor Diberi Uang Pensiun

KPK tanggapi usul koruptor diberi uang pensiun.

Judi Togel Online -Pernyataan Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto yang mewacanakan koruptor bisa diberi uang pensiun agar tidak mengulangi perbuatannya mendapatkan respons dari sejumlah pihak. Tidak hanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Partai Koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga yakni Demokat ikut berkomentat.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Panjaitan menegaskan komitmen awal Partai Demokrat agar KPK diperkuat sebagai instrumen utama pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Sejak awal Demokrat ingin KPK diperkuat,” kata Hinca Panjaitan ditemui di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (8/4).

Capres Prabowo Subianto sempat melempar wacana koruptor diberi uang pensiun agar tidak mengulangi perbuatannya dalam kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (7/4).

Togel Online Terbaik

Makna kiasan yang dimaksud Prabowo, kata dia, bukan untuk memberikan uang pensiun kepada para koruptor. Lebih jauh dari itu, Ferdinand menyampaikan, eks Pangkostrad TNI AD itu ingin memensiunkan seluruh koruptor yang ada di Indonesia.

“Artinya tidak boleh ada lagi koruptor yang bekerja di negara ini. Maka semua koruptor di negeri ini akan kita pensiunkan ke penjara. Intinya seperti itu,” tukas Ferdinand saat dihubungi, Senin (8/4). Dia meminta seluruh pihak tidak ada yang mempersepsikan bahwa Prabowo akan memberikan uang pensiun kepada para koruptor. Sebaliknya, komitmen Prabowo dalam pemberantasan korupsi tidak perlu diragukan.

Kader Partai Demokrat itu menerangkan, Prabowo justru akan menguatkan lembaga pemberantasan korupsi. Khusus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Caranya dengan membangun lembaga antirasuah itu ke seluruh daerah di penjuru negeri.

“Kita ingin jangkauan tangan KPK lebih luas, sehingga lebih maksimal bekerja,” ungkapnya.

Selain menambah kekuatan sumber daya KPK, Ferdinanad juga ingin lembaga tersebut memiliki sarana dan prasarana yang sangat menunjang. “Kita menambah jumlah penyidik, meningkatkan teknologi yang dimiliki oleh KPK,” tuturnya.

Selain itu, Ferdinand juga menuturkan, pihaknya akan menguatkan dan mereformasi total institusi kejaksaan. Pasalnya, institusi kejaksaan juga ikut andil dalam pemberantasan korupsi.

“Kita harus bisa mencegah, tidak hanya memikirkan penindakan tetapi pencegahan yang paling utama. Maka seluruhnya berbasis teknologi untuk mencegah terjadinya korupsi di semua lini,” pungkasnya.

Usul Koruptor Diberi Uang Pensiun

Terpisah, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin Ace Hasan Syadizly menyampaikan bahwa pernyataan Prabowo merupakan sebuah paradoks. Artinya ada ketidakkonsistenan antara pernyataan Prabowo soal pemberantasan korupsi.

“Di satu sisi dia mengatakan korupsi sudah stadium 4. Tetapi di sisi lain akan memanggil para koruptor dan dijanjikan akan diberikan dana pensiun. Sungguh ironi dan penuh inkonsistensi. Bagaimana rakyat mau percaya dengan pemimpin yang pernyataannya mencla-mencle seperti itu?” terangnya.

Lagipula, menurut Ace, pernyataan Prabowo soal pemberantasan korupsi dinilai terlalu monoton. Dijelaskan Ace, Prabowo tidak ada program dan aksi yang jelas ihwal keinginannya memberantas korupsi di Indonesia.

“Bagaimana cara pencegahan dan penanganan hukumnya? Alih-alih mencari cara agar pemberantasan korupsi yang ada, malah mau diberikan dana pensiun,” jelasnya.

Dia mengatakan, Jokowi selama 4,5 tahun telah terus melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia. Salah satunya terkait aspek pencegahan yang dinilai sangat penting. Jadi, bukan hanya aspek penindakan.

“Pak Jokowi sudah meletakkan fondasi berupa Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. Agenda berikutnya adalah melaksanakan Stranas itu secara konsisten dengan fokus pada perizinan dan tata niaga, keuangan negara, serta penegakan hukum dan reformasi birokrasi di setiap kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ace menambahkan, Jokowi telah terusmeningkatkan kapasitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP). Juga telah memperkuat KPK dengan cara meningkatkan sinergi dan kerja sama antarinstitusi penegak hukum dalam pemberantasan kejahatan korupsi.

“Dalam empat tahun ini, Pak Jokowi telah menggiatkan transaksi nontunai sebagai tindakan pencegahan penggunaan uang tunai dalam tindak korupsi dan pencucian uang,” tegasnya.

Sebelumnya, Prabowo menegaskan akan menindaklanjuti bukti-bukti kecurangan di kementerian dan meminta para koruptor mengembalikan uang hasil korupsi. Hal itu diungkapkan mantan menantu Soeharto itu dalam kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (7/4).

“Insya Allah Koalisi Indonesia Adil Makmur akan tindak lanjuti bukti-bukti itu semua. Kita akan panggil koruptor-koruptor itu, kita akan minta tobat dan sadar kembalikanlah uang-uang yang (koruptor) curi. Boleh kita sisihkan sedikit, boleh tidak? Iya untuk dia pensiun, berapa, kita tinggalin berapa?” ujar Prabowo

Poker Online Terbaik
Poker Online | Agen Poker Terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *