Telepon Disadap Dipantau Oleh BSSN

Telepon Disadap Dipantau Oleh BSSN

Hoak telepon disadap dipantau oleh badan BSSN.

Judi Togel Online   -Berbagai informasi sumir masih saja beredar baik di media sosial maupun melalui grup-grup percakapan Whatsapp.

Kabar hoaks yang menyesatkan terus bermunculan seakan tidak ada habisnya. Pekan ini pun sejumlah informasi hoaks menyebar, mulai dari isu mega tsunami di Lombok hingga Sri Mulyani bagi-bagi Rp1 Milyar.

Beredar pesan berantai yang menyebutkan bahwa segala aktivitas penggunaan ponsel akan disadap dan dipantau oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dalam pesan tersebut disebutkan aktivitas melalui ponsel mulai panggilan telepon hingga bermedia sosial dipantau pemerintah. Menurut pesan yang beredar itu, media sosial yang dipantau adalah WhatsApp, Twitter, dan

Pesan itu dikaitkan dengan peraturan komunikasi baru dan jaringan keamanan dari BSSN.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ferdinatus Setu mengatakan, info ini tidak benar.

Togel Online Terbaik

Berikut tangkapan layar pesan berantai yang beredar tersebut:

Assalamuallaikum, ijin senior berkaitan dg Bidang Hukum kami menginformasikan bahwa mulai hari ini 27 Agustus 2018 & seterusnya ada peraturan komunikasi baru & selesainya segala jaringan keamanan dari BSSN.

Semua aktifitas Hand Phone dan Media Telekomunikasi Serta segala Media Sosial terpantau 100%

Setela dilantiknya Badan Siber & Sandi Nasional (BSSN), 17 Mei 2018, oleh Bpk Jokowi, Presiden NKRI akan di catat:

Semua panggilan dicatat.
Semua rekaman panggilan telepon tersimpan.
WhatsApp dipantau.
Twitter dipantau.
Facebook dipantau.
Semia media sosial & forum dimonitor.

Telepon Disadap Dipantau Oleh BSSN

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan, pesan berantai ini telah muncul sejak lama, kemudian diolah kembali dan ada beragam alasan mengapa pesan ini kembali muncul.

“Postingan tersebut adalah postingan lama yang diolah ulang. Ini adalah hoaks. Pemerintah sama sekali tidak melakukan apa yang disampaikan dalam postingan tersebut,” kata Ferdinandus kepada KompasTekno, Kamis (30/8/2018).

Hal ini juga diklarifikasi melalui akun resmi instagram Kementerian Kominfo, @kemenkominfo.

Pesan seperti ini pernah muncul awal Januari lalu dan telah diklarifikasi. Akan tetapi, pesan yang sama terus diolah ulang dan disebar oleh banyak pengguna.

Ferdinandus mengimbau masyarakat untuk tidak turut menyebarkan informasi hoaks ini.

Ia menegaskan, pemerintah, baik Kominfo dan BSSN selalu berusaha untuk mengklarifikasi kabar hoaks yang beredar.

Pemerintah telah mempunyai aturan terkait penyampaian informasi melalui media sosial yang tertera pada UU ITE pasal 27 sampai pasal 37 Nomor 1 Tahun 2008.

Poker Online Terbaik

Poker Online | Agen Poker Terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *