Penyebab Timbulnya Penyakit Tinea Cruris

Penyebab Timbulnya Penyakit Tinea Cruris

Penyebab timbulnya tinea cruris dan cara mengatasi nya.

Togel Online Terbaik -Tinea cruris adalah infeksi jamur pada kulit di pangkal paha, area genital, paha bagian dalam atas atau bokong dan menyebabkan ruam bentuk cincin di daerah yang terinfeksi. Penyakit ini paling sering terjadi di tempat yang panas, kondisi lembap.

Risiko terkena tinea cruris akan lebih tinggi jika Anda berjenis kelamin pria, obesitas, menggunakan pakaian dalam yang ketat dan tidak dicuci setelah digunakan, dan sering berkeringat berlebih. Begitu juga bila Anda memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh dan penyakit kulit.

Agar terhindar dari penyakit ini, menjaga area selangkangan agar tetap kering sangatlah penting. Karena itu, jangan lupa untuk mengelap area selangkangan dengan handuk setelah mandi atau berolahraga.

Gunakan pakaian dalam yang bersih dan tidak terlalu ketat. Hindari juga bertukar alat-alat pribadi seperti pakaian dalam atau handuk.

Gejala Tinea Corporis

Gejala tinea corporis biasanya mulai muncul 4-10 hari setelah tubuh terpapar jamur. Beberapa tanda dan gejala umum tinea corporis adalah:

Munculnya ruam melingkar kemerahan atau keperakan pada kulit dengan tepi yang sedikit menimbul dibanding daerah sekitarnya.
Bagian tengah dari cincin bisa tampak seperti kulit sehat, namun bisa juga timbul luka berisi cairan (blister) atau nanah di sekitar ruam melingkar tersebut.
Kulit terasa gatal, bersisik, atau meradang.

Togel Online Terbaik

Penyebab Timbulnya Penyakit Tinea Cruris

Seberapa umumkah infeksi jamur (infeksi tinea)?

Orang-orang dalam kondisi di bawah ini sering menderita tinea:

Orang yang sering tinggal di tempat-tempat hangat dan lembap seperti kolam renang dan ruang ganti publik.
Orang yang sering berbagi barang pribadi seperti handuk, pakaian, atau barang-barang olahraga.
Orang yang sering kontak dengan hewan atau jamur pada kulit binatang.

Ada beberapa cara penularan:

Kontak fisik antar manusia. Seringkali tinea corporis menyebar melalui kontak antar kulit dengan penderita.
Kontak fisik manusia dengan hewan yang terinfeksi. Tinea corporis dapat menyebar ketika manusa melakukan kontak fisik dengan hewan, seperti anjing, kucing, atau sapi.
Kontak fisik manusia dengan benda-benda yang terkontaminasi. Spora jamur dapat menempel pada benda seperti pakaian, seprai dan handuk, dari orang yang terinfeksi. Spora pada benda-benda tersebut dapat menempel pada kulit orang lain dan menyebabkan infeksi.
Kontak fisik manusia dengan tanah. Walaupun jarang, manusia juga berisiko terinfeksi tinea corporis dari tanah yang mengandung spora jamur.

Pencegahan Tinea Cruris:

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjangkit tinea cruris seperti berikut ini.

Saat cuaca panas dan lembap, jangan menggunakan pakaian yang tebal atau ketat untuk jangka waktu lama.
Segera atasi penyakit kulit lain, seperti infeksi tinea pedis atau kutu air, agar tidak menyebar ke pangkal paha.
Setelah berolahraga atau mandi, keringkan paha bagian dalam dan alat kelamin dengan handuk bersih. Selain itu untuk mencegah kondisi lembap yang berlebihan, taburkan bedak di sekitar pangkal paha.
Jangan berbagi pakai peralatan pribadi, seperti handuk atau pakaian.
Cuci pakaian yang dipakai berolahraga setelah digunakan dan selalu gunakan pakaian yang bersih.
Ganti celana dalam yang digunakan setidaknya satu kali sehari atau jika Anda berkeringat lebih banyak, Anda harus lebih sering mengganti celana dalam.
Hindari memakai pakaian yang ketat, terutama celana dalam, dan seragam olahraga agar kulit tidak tergesek dan lecet. Lecet dapat menyebabkan lebih rentan terkena tinea cruris.
Dianjurkan untuk lebih memakai celana pendek boxer dibandingkan celana dalam yang ketat.

Poker Online Terbaik

Poker Online | Agen Togel Terbaik | Agen Poker Terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *