Kasus Audrey, Psikolog: Ini Sudah Bukan Bullying Lagi

Judi Togel Online , Togel Online Terpercaya , Live Togel Terpercaya
Kasus Audrey, Psikolog: Ini Sudah Bukan Bullying Lagi

Kasus Audrey, Psikolog: Ini Sudah Bukan Bullying Lagi

Kasus pengeroyokan sekelompok siswa SMA terhadap siswi SMP yang terjadi di Pontianak, sudah tidak bisa lagi disebut sebagai perundungan atau bullying

BANDAR TOGEL TERBAIK – Kejadian yang menggema di media sosial dengan tagar Justice for Audrey ini sudah masuk dalam kategori kekerasan.

Menurut saya kejadiannya mungkin diawali bullying, tapi ketika sudah terjadi pengeroyokan yang begitu sadis sudah dapat dikategorikan sebagai violence (kekerasan), ” kata Ratna Djuwita, psikolog sosial Universitas Indonesia

Ratna mengatakan bahwa apabila bermula dari ledek-ledekkan di media sosial, hal itu belum bisa masuk sebagai perundungan karena status keduanya adalah setara. Namun, jika sudah masuk ke kejadian di mana korban dijemput dan dikeroyok hingga tidak berhenti, ranahnya bukan lagi sekadar perundungan dan bisa masuk kategori pidana.

“Mungkin saja pelakunya punya masalah psikologis yang serius. Karena biasanya kalau orang normal, umumnya saat berkelahi dan melihat korbannya jatuh atau terluka, tidak akan diteruskan,” ujar Ratna.

Meskipun begitu tetap harus ada pemeriksaan lebih lanjut untuk mengonfirmasi hal ini.

Saya hanya berasumsi. Karena mengapa kok bisa dia meluapkan amarahnya hingga begitu besar. Belum tentu dia orang yang punya gangguan parah, tapi paling tidak harusnya bisa mengelola emosi,” tambahnya.

Agen Poker Terpercaya
Kasus Audrey, Psikolog: Ini Sudah Bukan Bullying Lagi

PERBEDAAN BULLYING DAN KEKERASAN

Kekerasan berbeda dari perundungan. Dalam bullying atau perundungan, perasaan agresif akan terasa namun tidak sampai mengarah pada kekerasan secara fisik.

Di sisi lain, Ratna menyayangkan bahwa masih banyak orang yang melihat tanpa membantu korban serta malah menertawai dan membantu pelaku. Hal ini cukup menunjukkan bahwa ada yang salah dengan pendidikan di Indonesia.

Itu yang perlu dibahas. Ada apa dengan pendidikan kita,” kata Ratna.

Ratna sendiri mengatakan bahwa kasus ini menjadi tantangan untuk dunia pendidikan di Indonesia. Khususnya mengenai penanaman empati dan keberanian untuk berani membela kebenaran.

Berita menarik lainnya :

Bandar Togel Terbaik
JUDI TOGEL ONLINE | TOGEL ONLINE TERPERCAYA | LIVE TOGEL TERPERCAYA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *