Inilah Jenis Cokelat yang Diproduksi di Indonesia

Poker Online Terbaik, Agen Poker Terpercaya, Daftar Poker Online, bandar togel online
Inilah Jenis Cokelat yang Diproduksi di Indonesia

Inilah Jenis Cokelat yang Diproduksi di Indonesia

Pembudidayaan tanaman cokelat memang cocok dengan iklim yang ada di Indonesia

AGEN TOGEL TERPERCAYACokelat tak hanya ada di benua Eropa, seperti Jerman, Belgia, Swiss, atau Belanda yang dikenal sebagai negara penghasil cokelat.

Dalam hal ini, Indonesia pun tak mau kalah.

Pembudidayaan tanaman cokelat memang cocok dengan iklim yang ada di Indonesia.

Selaku produsen couventour cokelat di Indonesia, Pipiltin Cocoa merekomendasikan empat jenis cokelat yang wajib kamu coba.

“Yang sudah konsisten dari hal produksi dan kualitas lebih dari setahun itu berasal dari Aceh, Jawa Timur, Bali, Flores,” ujar Kevin Angra Limawan, Chocolatier dari Pipitin Cocoa.

Kevin juga memberikan penjelasan jika karakter cokelat di setiap daerah berbeda-beda, karena dipengaruhi oleh kondisi minyak dalam tanahnya.

Tidak hanya kondisi tanah, jarak permukiman ke perkebunan, ketinggian tanah, hingga kearifan lokal dalam memproses cokelat juga mempengaruhi cita rasa cokelat.

Agen Togel Terbesar

Inilah Jenis Cokelat yang Diproduksi di Indonesia

Berikut empat jenis cokelat yang ada di Indonesia.

1. Cokelat Pidie Jaya di Aceh

Meskipun termasuk cokelat pahit, coklat dari Tanah Rencong ini terkenal dengan rasanya yang kuat.

Cokelat Pidie Jaya didominasi oleh rasa pahit.

Rasa akhir (after teste) dari cokelat ini adalah asam dan sedikit pedas.

Tanaman cokelat ini termasuk kategori trinitario, karena ditanam di ketinggian tanah 150 sampai 250 mdpl.

Selain itu, cokelat di Pidie Jaya juga menggunakan fermentasi yang dilakukan secara tradisional menggunakan kotak kayu selama lima hari.

Periode pengeringan pada coklat ini tergolong singkat.

Kelembaban iklim di Aceh membantu menciptakan cita rasa after teste yang pedas dan beraroma tembakau.

2. Cokelat Tabanan di Bali

Cokelat di Tabanan Bali ini berasal dari jenis trinatario.

Cokelat di Bali ditanam pada ketinggian 200 sampai 250 mdpl.

Kandungan asam pada cokelat ini menghasilkan cita rasa fruity dan berry yang kaya.

Hal tersebut didasarkan oleh keadaan geografis dari wilayah Tabanan.

Untuk menciptakan cita rasa khasnya, cokelat ini juga perlu difermentasikan secara tradisional di dalam kotak kayu selama lima hari.

3. Cokelat Tanazozo, Flores

Tanazozo merupakan nama sebuah suku yang mendiami Rajawawo, Flores, Nusa Tenggara Barat.

Di sanalah cokelat ini diolah secara tradisional oleh masyarakatnya.

Cokelat ini ditanam diatas 500 mdpl.

Keadaan tanahnya yang kering dan bercampur dengan batu gamping, membuat cokelat ini memiliki rasa yang unik.

Hasil cokelat yang dimiliki oleh Tanazozo beraroma cengkeh juga kopi di after teste-nya.

4. Cokelat Glenmore, Jawa Tengah

Cokelat Glenmore ini sudah mendunia sejak perkebunan era kolonial yang bersejarah.

Biji kakao di Jawa Tengah ditanam pada ketinggian 100 sampai 200 mdpl.

Selain memiliki cita rasa asam dan berry yang cukup dominan, tapi juga memiliki rasa madu pada after teste-nya.

Bisa dibilang jika rasa cokelat Glenmore di Jawa Tengah ini cukup seimbang.

Selain empat jenis coklat yang telah disebutkan tadi, ternyata ada beberapa jenis cokelat lainnya yang diproduksi oleh Indonesia.

Satu di antaranya yang terbesar ada di Sentra Pengolahan Cokelat Nasional Jember.

Berita Menarik Lainnya:

Agen Poker Terpercaya

AGEN TOGEL TERBAIK | AGEN TOGEL TERPERCAYA | LIVE TOGEL TERBAIK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *