Daftar Belanja Zumi Zola Dibayar Pakai Uang Korupsi

Daftar Belanja Zumi Zola Dibayar Pakai Uang Korupsi

Daftar belanja zumi zola yang dibayar pakai uang korupsi.

Live Casino Online   -Gubernur non aktif Jambi, Zumi Zola didakwa menerima gratifikasi Rp 40 miliar semenjak ia menjabat sebagai Gubernur tahun 2016. Uang tersebut dimanfaatkan untuk keperluan keluarganya dan pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN).

Dari surat dakwaan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum pada KPK di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Zumi memerintahkan orang dekatnya bernama Asrul Pandapotan Sihotang membayar belanjaanya dari Singapura.

“Pada bulan Oktober 2017 Asrul Pandapotan Sihotang membayar action figure seharga Rp 52 juta yang dipesan terdakwa pada tahun 2016 dengan cara ditransfer ke penjualnya di Singapura,” ucap jaksa Tri Anggoro saat membacakan surat dakwaan milik Zumi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (23/8).

Tagihan belanja sebesar SGD 5.600 juga dibayar Asrul pada bulan November tahun 2017 untuk membayar belanjaan Zumi sebanyak 16 item dari XM Studios.

Uang gratifikasi kembali digunakan Zumi untuk biaya belanja online sang istri, Sherin Taria dengan total belanja Rp 36.250.000 dengan tiga kali pembayaran.

“Belanja online Sherin Taria dengan cara setor tunai ke rekening BCA atas nama Wilina Chandra yakni masing-masing Rp 19.700.000, Rp 12.550.000, dan Rp 4 juta,” ujarnya.

Togel Online Terbaik

Uang 106 ribu dolar Singapura diserahkan kepada Budi Nurahman sebagai Kepala Seksi SDA Dinas PUPR. Tujuannya untuk melobi agar Harun dapat menjadi kepala Balai Wilayah Sungai VI Jambi. Pembelian satu unit mobil Toyota Alphard yang dibeli dari Dealer WIJAYA Toyota di Bandung.

Uang Rp400 juta untuk untuk membeli hewan kurban atas nama Zumi sebanyak 25 ekor. Biaya operasional Rp1 miliar. Membayar pembelian pakaian Zumi Zola di Plaza Indonesia Jakarta sejumlah Rp50 juta. Membeli dompet dan ikat pinggang senilai Rp40 juta. (Abba Gabrillin)

Daftar Belanja Zumi Zola Dibayar Pakai Uang Korupsi

Atas penerimaan gratifikasi, Zumi didakwa telah melanggar Pasal 12B atau Pasal 11 undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Sementara pemberian suap, ia didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Poker Online Terbaik

Poker Online | Agen Poker Terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *