Cara Mengatasi Lemas Selama Berpuasa

Cara Mengatasi Lemas Selama Berpuasa

Cara mengatasi lesu dan lemas saat berpuasa.

Togel Online Terbaik -Makan sahur amat penting untuk memberikan energi yang cukup bagi tubuh saat menunaikan ibadah puasa Ramadan. Sayangnya menu sahur sering kali diabaikan dengan alasan mengejar waktu sebelum imsak, mengantuk ataupun lelah.

Selain lemas, tubuh juga tidak bisa menjalankan aktivitasnya secara optimal sepanjang hari. Belum lagi risiko gangguan pencernaan yang mungkin terjadi dan kemungkinan paling parahnya, malnutrisi.

Lemas saat puasa terjadi hanya di 3-4 hari pertama

Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan tidak boleh dilakukan dengan setengah hati. Selain beribadah, puasa juga memberikan manfaat kesehatan untuk Anda, salah satunya karena puasa diyakini sebagai cara untuk mendetoksifikasi tubuh dengan baik. Dengan berpuasa, perut dan lambung yang sebelumnya bekerja terus menerus dapat beristirahat.

Lemas saat puasa dikatakan hanya terjadi pada fase awal puasa, yakni 3-4 hari pertama. setelah 3-4 hari tubuh akan beradaptasi sehingga tak akan lagi merasa lemas dan lesu. Tidak ada masalah orang yang berpuasa melakukan kegiatan seperti biasa. Harusnya tidak terjadi kurang fokus atau konsentrasi kalau seseorang sahur dan buka puasa dengan tepat dan gizi yang seimbang.
Jika Anda merasa lemas saat puasa, mungkin ada yang salah dengan pola hidup atau pola makan Anda saat berbuka puasa dan sahur.

Cara mengatasi lesu dan kurang energi saat puasa:

Mengubah beberapa kebiasaan Anda di bulan Ramadhan dapat menciptakan perbedaan besar untuk membuat tubuh lebih bertenaga. Jangan biarkan rasa lemas saat puasa menurunkan produktivitas. Ada beberapa cara sederhana yang dapat dicoba untuk mengatasi lesu dan kurang energi saat puasa.

 

  • Perhatikan Makanan Saat Berbuka puasa Dan Sahur

Semua makanan memang terlihat mengenyangkan pada saat berbuka puasa, tapi tidak semuanya mendatangkan nutrisi bagi tubuh. Makanan berbahan dasar tepung dan yang mengandung kadar gula tinggi bisa membuat Anda cepat lelah. Jadi usahakan hindari makanan seperti ini. Konsumsi makanan segar seperti sayur-sayuran dan buah-buahan secara teratur.

Dibandingkan menyantap makanan dalam jumlah besar pada satu kesempatan, lebih baik mengonsumsinya dalam jumlah kecil tiap 3 jam sekali dari waktu berbuka puasa hingga menjelang imsyak. Berikut ini adalah beberapa pilihan kudapan yang bisa menghasilkan energi untuk beraktivitas:

Buah potong, misalnya sebuah pisang ambon ukuran sedang mengandung sekitar 100 kalori dan apel ukuran sedang mengandung sekitar 80 kalori.
Salad dan telur rebus. Satu butir telur ukuran sedang bisa menghasilkan energi sekitar 80 kalori. Cokelat hitam batangan tanpa susu mengandung sekitar 250 kalori pada tiap 50 gram-nya.

  • Makan dengan Porsi Normal

Makanlah dengan porsi normal, seperti hari-hari biasanya. Makan yang berlebihan akan membuat perut kekenyangan dan tidak nyaman. Asupan makanan yang terlalu banyak, juga bisa membuat tubuh dehidrasi lebih cepat. Juga jangan makan terlalu sedikit, karena tubuh akan kekurangan cadangan energi sehingga tubuh bisa lemas dan sulit berkonsentrasi kerja.

Togel Online Terbaik

Cara Mengatasi Lemas Selama Berpuasa
  • Memilih Minuman Yang Manis (Bergula)

Karena rasa loyo badan berkaitan dengan kadar gula dalam darah, maka minuman sahur hendaknya yang berasa manis, bukan air putih. Rasa manis ini bisa diperoleh dari gula (tebu), madu atau gula jenis lainnya. Jangan menggunakan pemanis buatan, karena pemanis ini tidak berkalori.

  • Jus Buah Dan Sayuran

Bagi Anda yang tak terlalu menyukai air putih, Anda bisa menyiasatinya dengan minum jus buah dan sayuran segar. Minuman ini tinggi serat dan rendah kalori. Tapi ingat, hindari menambahkan gula dalam penyajiannya. Selain itu, ada hal lain yang perlu diperhatikan oleh Anda yang menderita gangguan pencernaan seperti mag. Hindari mengonsumsi jus buah dalam keadaan perut kosong.

  • Tetap Melakukan Aktifitas Kerja Secara Normal

Di dalam tubuh terdapat hormon-hormon yang berperan untuk meningkatkan kadar gula darah yang bekerja melawan hormon insulin. Berdasarkan percobaan, hormon-hormon anti-insulin ini lebih aktif bekerja apabila melakukan aktivitas. Sebaliknya hormon ini akan berkurang apabila menurunkan aktivitas fisik (tidur dan bermalasa-malasan). Oleh karena itu, sebaknya selama bulan puasa tetap melakukan aktivitas normal. Hindari tidur dan bermalas-malasan (khususnya setelah makan sahur), tapi bukan berarti bebas melakukan aktivitas kerja yang terlalu berat.

Poker Online Terbaik

Poker Online | Agen Togel Terbaik | Agen Poker Terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *